Assalamualaikum WR.WB
Hallo sahabat blogger, bertemu kembali dengan saya, kali ini saya akan memberikan informasi tentang perbedaan IPv4 dan IPv6. Silahkan kalian simak ya guys.
1. Informasi IPV4 menurut tools.ietf.org
RFC 768 User Datagram Protocol
Meskipun UDP adalah protokol transport, ada satu referensi ke antarmuka UDP / IP yang menyatakan; "Modul UDP harus dapat menentukan sumber dan alamat internet tujuan dan bidang protokol dari header internet."
RFC 793 Protokol Kontrol Transmisi
Bagian 3.1 yang menentukan format header untuk TCP. Header TCP bebas dari referensi IPv4 tetapi ada inkonsistensi dalam perhitungan checksum. Teks mengatakan: "Checksum juga mencakup header pseudo 96 bit yang secara konseptual diawali dengan header TCP. Header pseudo ini berisi Alamat Sumber, Alamat Tujuan, Protokol, dan panjang TCP." Kata 32-bit pertama dan kedua jelas dimaksudkan untuk menentukan alamat IPv4 32-bit.
RFC 768 Pengaturan Datagram Protokol
Protokol Datagram Pengguna ini (Dinas) Data yang Dididesined untuk menyediakan mode datagram komunikasi paket di lingkungan yang disertakan dalam lingkungan jaringan komputer yang saling terkait. Protokol ini mengasumsikan bahwa protokol internet (IP) [1] digunakan sebagai protokol yang mendasarinya.
RFC 1001 untuk layanan NetBIOS di transportasi TCP / UDP RFC ini mendefinisikan protokol standar yang diusulkan untuk mendukung layanan NetBIOS di lingkungan TCP / IP. Jaringan operasi dan internet lokal didukung.
RFC 1002 Standar protokol untuk NetBIOS service RFC ini mendefinisikan protokol standar yang diusulkan untuk mendukung layanan NetBIOS di lingkungan TCP / IP. Jaringan operasi dan internet lokal didukung.
RFC 1006 Layanan transportasi ISO di atas TCP Memo ini menentukan standar untuk komunitas Internet. Host di Internet yang memilih untuk menerapkan layanan transportasi ISO di atas TCP diharapkan dapat mengadopsi dan menerapkan standar ini. TCP Port 102 dicadangkan untuk host yang menerapkan standar ini. Distribusi memo ini tidak terbatas.
RFC 983 Layanan transportasi ISO di atas TCP Memo ini menjelaskan standar protokol yang diusulkan untuk komunitas Internet Arpa. Tujuannya adalah bahwa host di Arpa-Internet yang memilih untuk menerapkan layanan ISO Tsap di atas TCP diharapkan dapat mengadopsi dan menerapkan standar ini. Saran untuk perbaikan didorong. Distribusi memo ini tidak terbatas.
RFC 3794 IPV4 Standar Area Transportasi IETF yang ditempatkan saat ini Trek dan dokumen eksperimen Dokumen ini berusaha untuk mendokumentasikan semua penggunaan alamat IPV4 di standar transportasi ITF yang diatur terdokumentasi standar.
RFC 1144 Compressing TCP/IP Headers Ini menggambarkan sebuah metode untuk mengompres header datagrasi TCP / IP untuk meningkatkan kinerja link serial kecepatan rendah. Motivasi, implementasi dan kinerja metode dijelaskan. Kode Code untuk contoh implementasi diberikan untuk referensi. Didukung. Referensi. Distribusi.
RFC 1323 TCP Extensions for High Performance ABSTRAK Memo ini menyajikan satu set ekstensi TCP untuk meningkatkan kinerja atas bandwidth besar Delayan Potongan produk dan untuk memberikan operasi yang andal atas jalur kecepatan yang sangat tinggi.
Menurut W3.org RFC 2068 Abstrak Protokol Transfer Hypertext (HTTP) adalah protokol tingkat aplikasi untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, hypermedia. Ini adalah protokol berorientasi objek, generik, tanpa kompatibel yang dapat digunakan untuk banyak tugas, seperti server nama dan sistem manajemen objek yang terdistribusi, melalui perpanjangan metode permintaannya.
Menurut ietf.org
RFC 1846 Status dari memo ini Memo ini mendefinisikan sebuah protokol eksperimental untuk komunitas Internet. Memo ini tidak menentukan standar internet apapun. Diskusi dan saran untuk perbaikan diminta. Distribusi memo ini tidak terbatas. Abstrak Memo ini mendefinisikan protokol transfer surat sederhana baru (SMTP)
RFC 1847 Status dari memo ini Memo ini mendefinisikan sebuah protokol eksperimental untuk komunitas Internet. Memo ini tidak menentukan standar internet dari segala jenis. Diskusi dan saran untuk perbaikan diminta. Distribusi memo ini tidak terbatas. 1. Abstrak Memo ini mendefinisikan tipe DRN RR baru untuk tujuan eksperimental.
Format penulisan IPv 4
IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap bit ini disebut sebagai octet. Bentuk IP address dapat dituliskan sebagai berikut:
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
Jadi, IP address memiliki range dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111.
Menurut informatikalogi.com Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0).
Menurut pintarteknologi.com Menurut pintarkomputer.com, Format penulisan IPv4 adalah x.x.x.x, contoh : 172.16.10.1 subnetmask : 255.255.0.0
- Panjang dari IPv4 32bit
- Pada IPv4, penulisan IP dan Subnetmasknya terpisah
- Penulisan IPv4 menggunakan bilangan desimal
- Tiap bagian yang dipisahkan titik pada IPv4 terdiri atas 8 bit
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa IPv4 dibagi menjadi 32 bit binary ke 4 bit desimal dimana tiap-tiap bit dipisahkan oleh tanda titik.
Menurut ietf.org
RFC 1846 Status dari memo ini Memo ini mendefinisikan sebuah protokol eksperimental untuk komunitas Internet. Memo ini tidak menentukan standar internet apapun. Diskusi dan saran untuk perbaikan diminta. Distribusi memo ini tidak terbatas. Abstrak Memo ini mendefinisikan protokol transfer surat sederhana baru (SMTP)
RFC 1847 Status dari memo ini Memo ini mendefinisikan sebuah protokol eksperimental untuk komunitas Internet. Memo ini tidak menentukan standar internet dari segala jenis. Diskusi dan saran untuk perbaikan diminta. Distribusi memo ini tidak terbatas. 1. Abstrak Memo ini mendefinisikan tipe DRN RR baru untuk tujuan eksperimental.
Format penulisan IPv 4
IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap bit ini disebut sebagai octet. Bentuk IP address dapat dituliskan sebagai berikut:
xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
Jadi, IP address memiliki range dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111.
Menurut informatikalogi.com Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24. Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0).
Menurut pintarteknologi.com Menurut pintarkomputer.com, Format penulisan IPv4 adalah x.x.x.x, contoh : 172.16.10.1 subnetmask : 255.255.0.0
- Panjang dari IPv4 32bit
- Pada IPv4, penulisan IP dan Subnetmasknya terpisah
- Penulisan IPv4 menggunakan bilangan desimal
- Tiap bagian yang dipisahkan titik pada IPv4 terdiri atas 8 bit
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa IPv4 dibagi menjadi 32 bit binary ke 4 bit desimal dimana tiap-tiap bit dipisahkan oleh tanda titik.
Jenis-jenis pengalamat IPv4
IPv4 Unicast Addresses
Menurut unnes.ac.id Unicast Merupakan Penugasan terhadap sebuah interface jaringan yang menempatkan subnet khusus; digunakan untuk komunikasi point to point.Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (unicast address)
Menurut lia-hutama.blogspot.com Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat Unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.
Menurut rhiel.id Alamat Unicast, antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah jaringan internal atau disebut dengan internetwork. Unicast dapat dimanfaatkan dalam satu komunikasi Point to Point atau Satu ke Satu.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan Unicast Merupakan sebuah interface jaringan yang menempatkan subnet khusus yang digunakan untuk alat komunikasi point-to-point.
IPv4 brotcast addresses
Menurut unrest.ac.id IPv4 Broadcast Addresses Penugasan terhadap seluruh interface jaringan dalam suatu subnet; digunakan untuk komunikasi satu computer ke semuanya dalam suatu subnet. Alamat broadcast untuk IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket data “satu-untuk-semua”.
Menurut lia-hutama.blogspot.com Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
Menurut rhiel.id Alamat Broadcast, digunakan untuk menyampaikan paket data secara satu untuk semua
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa, broatcast merupakan suatu interface jaringan yang bekerja komunikasi satu komputer ke semuah komputer dalam suatu subnet
IPv4 Multicast
Menurut lia-hutama.blogspot.com Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.
Menurut unnes.ac.id Multicast Penugasan terhadap satu atau lebih interface jaringan dengan subnet yang berbeda; digunakan untuk komunikasi satu ke banyak komputer. Alamat IP Multicast (Multicast IPAddress adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima.
Menurut rhiel.id Alamat Multicast, Alamat yang dapat digunakan untuk menyampaikan satu paket untuk banyak penerima.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa, Multicast merupakan penugasan komunikasi satu komputer ke banyak komputer dengan mengunakan subnet Yang berbeda.
Alokasi Ipv4
Menurut inet.detik, Ipv4 memiliki sekitar 4 miliar alamat IP. Sementara alokasi IPv4 saat ini tersisa sedikit dari persediaan IPv4 seluruh dunia yang mencapai 4 miliar.
Menurut postel.co.id, IPv4 memiliki 4 miliar alamat, IANA sebagai lembaga pengelola alamat IP, menyatakan ketersediaan alamat IP telah semakin terbatas, tinggal 700 juta alamat IP(46 kali / 8) jumlah ini sangat kritis untuk dialokasikan mengingat pertumbuhan internet yang saat ini diseluruh dunia sangat cepat.
Menurut postel.go.id IPv4 dengan jumlah sekitar 4 milyar. IANA sebagai lembaga pengelola alamat IP, menyatakan ketersediaan alamat IP telah semakin terbatas, tinggal 700 juta alamat IP (46 kali /8). Jumlah ini sangat kritis untuk dialokasikan mengingat pertumbuhan Internet saat ini di seluruh dunia sangat cepat. Perkembangan teknologi telekomunikasi di masa depan seluruhnya akan berbasis IP sehingga membutuhkan jumlah alamat yang sangat besar. Jauh lebih banyak, berkali lipat dari ketersediaan IPv4 saat ini.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa IPv4, dengan jumlah yang begitu banyak sekitar 4 milyar menjadi terbatas karena semakin tahun makin banyak pengguna teknologi.
RFC IPv6 Addresses
Menurut rfc-editor.org,
1. RFC 0791 : Protokol internet
2. RFC 1918 : Alokasi Alamat untuk Privat Internet
3. RFC 2365 : IP Multicast yang dicakup secara Administratif
4. RFC 2460 : Protokol Internet Versi 6(IPv6) Spesifikasi
5. RFC 2461 : Tetangga penemuan untuk IP versi 6(IPv6)
6. RFC 2474 : Definisi bidang layanan diferensial (DS) field di Header IPv6
7. RFC 2780 : Pedoman alokasi IANA untuk Nilai dalam Protokol Internet dan Header terkait
8. RFC 2928 : Awal penugasan Sub-TLA IDvv6
9. RFC 3849 : Awalan alamat IPv6 dicadangkan untuk dokumentasi
10. RFC 4193 : Unicast IPv6 lokal unik alamat
Menurut inet.detik, Ipv4 memiliki sekitar 4 miliar alamat IP. Sementara alokasi IPv4 saat ini tersisa sedikit dari persediaan IPv4 seluruh dunia yang mencapai 4 miliar.
Menurut postel.co.id, IPv4 memiliki 4 miliar alamat, IANA sebagai lembaga pengelola alamat IP, menyatakan ketersediaan alamat IP telah semakin terbatas, tinggal 700 juta alamat IP(46 kali / 8) jumlah ini sangat kritis untuk dialokasikan mengingat pertumbuhan internet yang saat ini diseluruh dunia sangat cepat.
Menurut postel.go.id IPv4 dengan jumlah sekitar 4 milyar. IANA sebagai lembaga pengelola alamat IP, menyatakan ketersediaan alamat IP telah semakin terbatas, tinggal 700 juta alamat IP (46 kali /8). Jumlah ini sangat kritis untuk dialokasikan mengingat pertumbuhan Internet saat ini di seluruh dunia sangat cepat. Perkembangan teknologi telekomunikasi di masa depan seluruhnya akan berbasis IP sehingga membutuhkan jumlah alamat yang sangat besar. Jauh lebih banyak, berkali lipat dari ketersediaan IPv4 saat ini.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa IPv4, dengan jumlah yang begitu banyak sekitar 4 milyar menjadi terbatas karena semakin tahun makin banyak pengguna teknologi.
RFC IPv6 Addresses
Menurut rfc-editor.org,
1. RFC 0791 : Protokol internet
2. RFC 1918 : Alokasi Alamat untuk Privat Internet
3. RFC 2365 : IP Multicast yang dicakup secara Administratif
4. RFC 2460 : Protokol Internet Versi 6(IPv6) Spesifikasi
5. RFC 2461 : Tetangga penemuan untuk IP versi 6(IPv6)
6. RFC 2474 : Definisi bidang layanan diferensial (DS) field di Header IPv6
7. RFC 2780 : Pedoman alokasi IANA untuk Nilai dalam Protokol Internet dan Header terkait
8. RFC 2928 : Awal penugasan Sub-TLA IDvv6
9. RFC 3849 : Awalan alamat IPv6 dicadangkan untuk dokumentasi
10. RFC 4193 : Unicast IPv6 lokal unik alamat
Format Penulisan
Menurut teorikomputer.com, IPv6 dituliskan dengan bilangan hexadecimal yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, a, b, c, d, e, f. Terdapat 8 blok dimana setiap blok terdiri atas 4 digit bilangan hexadecimal, setiap blok dipisahkan dengan tanda titik dua. Contoh : 2001:db8::5a55:302:fef6:12.
Menurut pintarkomputer.com, format penulisan IPv6 adalah x.x.x.x.x.x.x.x, contoh : 2001:0db8:3c4d adalah global prefix, 0012 adalah subnetmask, 0000:0000:1234:56ab adalah alamat interface.
Dari dua sumber diatas dapat disimpulkan bahwa penulisan Ipv6 terdapat 8 blok yang terdiri atas 4 digit bilangan hexadesimal yang masing-masing blok dipisahkan dengan tanda titik dua.
Jenis-Jenis IPv6
Unicast
Menurut pintarkomputer.com Unicast, data yang dikirim dengan menggunakan alamat unicast selalu ditujukan ke satu interface tunggal
Menurut giat501.wordpress.com Alamat unicast mengidentifikasi satu/single interface kedalam tipe skup alamat unicast. Dengan topologi routing unicast yang sesuai, alamat-alamat paket ke sebuah alamat unicast diterima single interface tersebut.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa, Unicast merupakan pengalamatan data yang selalu ditujukan pada satu interface tunggal.
Multicast
Menurut giat501.wordpress.com Pada IPv6, trafik multicast bekerja dengan cara yang sama seperti pada IPv4. Sembarangan meletakkan IPv6 dapat mendengar trafik multicast dalam alamat multicast IPv6 sembarangan juga. Node IPv6 dapat mendengar kepada beberapa alamat multicast pada waktu yang sama.
Menurut pintarkomputer.com multicast address yang pemakaiannya untuk mengirim data dari satu interfaces ke beberapa interfaces IPv6 multicast diawali dengan FF
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa, Multicast merupakan pengiriman data interface ke beberapa interface lain
Anicast
Menurut pintarkomputer.com anicast merupakan mengirim data ke beberapa interfaces tetapi hanya satu tujuannya saja yang benar-benar menerima paket tersebut yaitu interfaces yang paling dekat dengan si pengirim yang bakal menjadi tujuannya
Menurut giat501.wordpress.com Pada IPv6, trafik multicast bekerja dengan cara yang sama seperti pada IPv4. Sembarangan meletakkan IPv6 dapat mendengar trafik multicast dalam alamat multicast IPv6 sembarangan juga. Node IPv6 dapat mendengar kepada beberapa alamat multicast pada waktu yang sama.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa, Anicast merupakan pengiriman data ke beberapa interface tetapi hanya satu jutuan interface yang benar-benar menerima data.
Alokasi IPv6
Menurut inet.detik, Alokasi penomoran IPv6 dari APNIC/IDNIC untuk 350 juta penduduk Indonesia sangatlah cukup, meskipun tiap penduduk mempunyai lebih dari 1 perangkat yang terhubung ke internet.
Menurut merdeka.com, hasil penelitian APNIC cukup mengkhawatirkan bahwa jumlah alokasi IPv6 dikawasan Asia-Pasifik meningkat dua kali lipat sejak 2006. Negara-negara maju di Asia Timur tercatat telah memesan dan mendapat jumlah alamat IPv6 melebihi alokasi bagian lain di Asia-Pasifik, maka wajar apabila data menunjukkan alokasi alamat IPv6 negara-negara ini begitu dominan.
Dari beberapa sumber tersebut dapat disimpulkan bahwa alokasi IPv6 sangat padat tetapi alamat Ipv6 mampu menampung jumlah kepadatan tersebut mekipun 1 penduduk mempunyai lebih dari 1 perangkat yang tersambung ke internet.
DAFTAR PUSTAKA
==================
____. 2004. Survei Alamat IPv4 di saat Ini Digunakan IETF Jalur Standar tranportasi dan Dokumen Eksperimental.
Di akses 27 Januari 2020 pukul 11.36
Di akses 27 Januari 2020 pukul 11.38
____. ____. RFCs - Internet Systems Consortiums
Di akses 27 Januari 2020 pukul 11.43
Lia. 2015. Jenis-jenis IPv4
http://lia-hutama.blogspot.com/2015/01/jenis-jenis-alamat-ipv4.html?m=1
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.17
____. 2016. Jenis/model pengalamatan IPv4
http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/03/21/jenis-model-pengalamatan-ip-v4/
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12?19
____. ____. Apa Itu IP Address Versi 4(IPv4)?. https://rhiel.id/apa-itu-ip-address-versi-4-ipv4/.
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.20
Giat. 2011. Jenis-jenis alamat Ipv4
https://www.google.com/amp/s/giat501.wordpress.com/2011/06/04/jenis-jenis-alamat-ipv6/amp/
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.20
Satriyo, Wibowo. 2015. IPv6 Sebagai 'KTP' di Dua Dunia https://inet.detik.com/cyberlife/d-3089401/ipv6-sebagai-ktp-di-dua-dunia.
Di akses 27 Januari 2020 pukuk 12.45
Arif Pitoyo. 2014. Indonesia Terancam Tidak Kebagian Alokasi IPv6.
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.47
____. ____. Format penulisan IP Address IPv6 Pada Jaringan Komputer.
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.50
____. ____. Nilai Eksperimental dalam IPv4, IPv6, ICMPv4, UDP, dan Header TCP.
Di akses 27 Januari 2020 pukul 12.51
Posting Komentar
Posting Komentar